Rabu , 19 September 2018
INFO

Gala Siswa Indonesia, Wadah Pendidikan Karakter Melalui Olahraga

Mataram, Kemendikbud — Gala Siswa Indonesia (GSI) menjadi wadah bagi siswa SMP untuk mengimplementasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui olahraga. GSI sekaligus menjadi kerja sama antara Kemendikbud dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk mencari bibit unggul.

Gala Siswa Indonesia merupakan ajang kompetisi sepak bola antarsiswa SMP se-Indonesia, yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk pertama kalinya mulai tahun ini. Babak penyisihan dimulai dari tingkat kecamatan pada bulan Januari 2018 dan memasuki tingkat kabupaten/kota pada bulan Mei 2018.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun aktif mengikuti pertandingan Gala Siswa Indonesia tiap kali melakukan kunjungan kerja ke daerah. Salah satunya saat berkunjung ke Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018. Mendikbud hadir dalam pembukaan Gala Siswa Indonesia tingkat Kota Mataram di Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember dan tingkat Kabupaten Lombok Tengah di Lapangan Bhakti Puyung. Ia juga sempat melakukan kick off atau tendangan pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan.

“Gala Siswa Indonesia juga menjadi wadah PSSI untuk bisa melakukan pendataan dan identifikasi bibit-bibit unggul sepak bola untuk kemudian bisa dikembangkan,” kata Mendikbud usai menonton pertandingan antara SMPN 8 dan SMPN 6 Kota Mataram, di GOR 17 Desember, Mataram, NTB, Senin (7/5/2018). Turut hadir bersama Mendikbud, Duta Gala Siswa Indonesia yang juga pelatih Tim Nasional U 19, Indra Sjafri; Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad; dan Direktur Pembinaan SMP Supriano.

Berkaitan dengan pendidikan karakter, Mendikbud berpesan kepada para siswa SMP yang menjadi atlet Gala Siswa Indonesia agar mereka dapat menjaga sportivitas selama bertanding sebagai bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).  Melalui sepak bola sebagai salah satu aktivitas olahraga, Gala Siswa Indonesia juga diharapkan dapat menumbuhkan karakter positif, antara lain disiplin, kerja keras, gotong royong, dan bekerja dalam tim.

Direktur Pembinaan SMP, Supriano, mengatakan Gala Siswa Indonesia merupakan permintaan Presiden Joko Widodo dalam merevitalisasi persepakbolaan di Indonesia. Dalam upaya revitalisasi persepakbolaan itu, Kemendikbud memiliki dua tugas, yakni melakukan pelatihan para guru Pendidikan, Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), dan mendorong persepakbolaan hidup kembali mulai dari bawah secara terstruktur. Pelaksanaan GSI SMP dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat internasional.

“Untuk GSI tahun ini sudah ada 8.200 sekolah yang daftar seluruh Indonesia. Artinya ada 144.000 anak yang bertanding sekarang ini. GSI mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional. Di nasional nanti siapa yang jadi juara akan dikirimkan ikut kompetisi di tingkat internasional,” jelas Supriano.

Final Gala Siswa Indonesia tahun 2018 akan diselenggarakan di bulan Oktober bertempat di Gelora Bung Karno, Jakarta. Untuk tingkat nasional, hadiah total mencapai Rp5 miliar. Kemudian tim yang menjadi juara di tingkat nasional akan dikirimkan di kompetisi tingkat internasional yang dilaksanakan di Inggris/Jerman/Singapura. (Desliana Maulipaksi)

Sumber berita : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2018/05/gala-siswa-indonesia-wadah-pendidikan-karakter-melalui-olahraga

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas