LOMBOK TENGAH MERAIH ANUGRAH AKSARA DARI KEMENDIKBUD RI

DISDIK – Kabupaten Lombok Tengah hadir dengan motto Tatas Tuhu Trasna. Guna mengupayakan terwujudnya motto tersebut secara maksimal, Dinas Pendidikan diberi kewenangan untuk berusaha keras guna meningkatkan dan menghadirkan kualitas pendidikan yang bagus ke tengah masyarakat. Upaya yang dilakukan selama ini terus mengantar Lombok Tengah dalam deret barisan penerima penghargaan baik di tingkat provinsi maupun nasional. Tanggal 7 September 2019, Kemendikbud RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat memberikan Anugrah Aksara tahun 2019 kepada pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Anugrah diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah, H. SUMUM, S.Pd.,SH.,M.Pd. atas nama Pemerintah Daerah Lombok Tengah pada penyelenggaraan kegiatan puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 tingkat nasional tahun 2019. Acara Peringatan dipusatkan di Lapangan Karebosi, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Anugrah diberikan karena Pemerintah Daerah Lombok Tengah dianggap berhasil melaksanakan program penuntasan buta aksara dengan hasil yang cukup signifikan.

Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah menyampaikan bahwa apa yang diraih oleh Lombok Tengah saat ini merupakan hasil dari do’a, kebersamaan dan ikhtiar bersama sehingga Lombok Tengah sering mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak. “Satu persatu penghargaan diterima Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2019 ini. Dan salah satu penghargaan yang diterima saat ini merupakan penghargaan di bidang pendidikan yaitu penghargaan yang berupa Anugrah Aksara sebagai bentuk penghargaan atas ikhtiar dalam pengentasan Buta Aksara di Lombok Tengah” jelas Kepala Dinas. Dalam kesempatan yang sama, disampaikan juga bahwa diberikannya penghargaan tersebut kepada Lombok Tengah karena ada komitmen yang tinggi dari pemerintah berupa terobosan-terobosan strategis dalam pengentasan buta aksara dengan melibatkan semua komponen masyarakat termasuk perguruan tinggi.

Dicontohkan, seperti kegiatan yang dilakukan pada tahun 2018, pihak Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan menjalin kerjasama dengan IKIP Mataram dengan melibatkan lebih dari 400 orang mahasiswa IKIP untuk terjun ke masyarakat dalam rangka penuntasan buta aksara. Dan tahun ini (2019) sedang disusun Peraturan Bupati tetang Gerakan Pemberantasan Buta Aksara yang akan melibatkan semua OPD terkait dan elemen lain dari tingkat kabupaten sampai dengan RT/RW. “Dengan langkah ini kami harapkan dalam satu atau dua tahun ke depan, Lombok Tengah dapat tuntas buta aksara sampai 100 persen” harap Kepala Dinas.

** IR **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*