Penyerahan Sertifikat Pendidik

Sebanyak 68 orang pendidik penerima sertifikat profesi dari jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama beserta 23 pendidik PAUD penerima SK penyetaraan dari Kemendikbud, hari ini menerima langsung sertifikat dan Surat Keputusannya di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah. Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah (Bapak H. Sumum, S.Pd.,SH.,M.Pd.) setelah kegiatan apel pagi hari ini, Senin 11 maret 2019.

Kepada para penerima sertifikat profesi dan penerima SK Penyetaraan pendidik PAUD, Kepala Dinas menyampaikan agar pendidik benar-benar menyelenggarakan tugas dan fungsinya ke depan dengan baik, benar dan bertanggungjawab. Pendidik penerima sertifikat profesi merupakan guru yang sudah dinilai sebagai pendidik yang profesional melalui banyak tahap penilaian. Artinya, pendidik sudah dinilai menguasai kompetensi pendidik yang sudah dipersyaratkan dalam regulasi (UU Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005) dengan baik. Jadi, tidak ada alasan bagi pendidik yang sudah memegang sertifikat profesi untuk tidak melaksanakan kewajiban secara maksimal.

Pembagian Sertifikat Pendidik, kuota 2016&2017Profesi pendidik merupakan profesi yang hasilnya tidak dapat dilihat dalam waktu sesaat. Ia bertanggungjawab terhadap pengembangan karakter dan kecerdasan anak bangsa. Sederhananya, ketika seorang pendidik memiliki anak didik sebanyak 150 orang, maka ia bertanggungjawab penuh terhadap pengembangann karakter dan kecerdasan seluruh anak tersebut tanpa pengecualian. Hal ini tentu akan menjadi lebih berat pada pendidik PAUD yang merupakan peletak dasar pengetahuan anak, mengingat anak usia dini merupakan individu yang berada pada masa perkembangan emasnya (golden age). Meletakkan dasar yang keliru pada masa ini akan berdampak serius pada masa selanjutnya. Oleh karena itu, peran utama pendidik adalah mengelola pembelajaran (dari perencanaan sampai evaluasi dan feedback-nya) dengan baik agar proses berjalan kondusif dan memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan.

Pada sisi lain, pendidik juga harus menyadari bahwa tantangan dunia pendidikan dewasa ini semakin kompleks. Saat ini, Indonesia sedang berada di era 4.0 yang ditandai dengan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat. Fenomena ini menuntut pendidik untuk bekerja lebih giat lagi dalam rangka meningkatkan kompetensi diri sebagai modal dasar untuk mengembangkan kompetensi anak didik. Kreatif, inovatif, komunikatif dan kolaboratif adalah prasyarat utama pendidik yang diprediksi akan mampu menjawab tantangan pendidikan di era 4.0 saat ini. Jangan sampai anak didik dapat menguasai IPTEK dengan baik, sementara ibu/bapak guru masih gagap teknologi.

Semoga apa yang diperoleh hari ini, menjadi berkah.

#IR#

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*