Rakor Pelaksanaan Program Bidang Pendidikan Tahun 2018

Lombok Tengah – Bertempat di Ruang Rapat Tatas kantor Bappeda Kabupaten Lombok Tengah berlangsung kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2018 (Selasa, 11 Desember 2018) yang dihadiri oleh beberapa unsur pimpinan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah dan Bidang Sosial Budaya kantor Bappeda Kabupaten Lombok Tengah. Peserta lain yang hadir adalah unsur pimpinan dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan dimaksud diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mengetahui capaian akhir dari realisasi anggaran yang direpresentasikan dalam bentuk pelaksanaan program dan kegiatan pada dua dinas dimaksud. Hasil evaluasi kemudian menjadi dasar untuk menetapkan dan melaksanaan program dan kegiatan selanjutnya.

Kepala Bidang Sosbud Bappeda Kabupaten Lombok Tengah dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi pikiran bersama dinas dan Bappeda, yaitu (1) perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi capaian program dan kegiatan seharusnya dilakukan secara bersama oleh dinas dan Bappeda tetapi hal tersebut belum maksimal dilakukan mengingat banyaknya tuntutan dan tagihan pekerjaan pada masing-masing dinas dan badan. Hal yang menguatkan adalah selama ini pihak Bappeda dan dinas senantiasa berkoordinasi dan tidak pernah putus komunikasi untuk mencapai target dan tujuan yang sudah diformat sebelumnya; (2) terkait dengan taget capaian SDGs diharapkan agar menjadi perhatian bersama juga, terlebih Dinas Pendidikan. Banyak indikator dalam SDGs pencapaiannya terkait utuh dengan Dinas Pendidikan, sehingga Dinas Pendidikan harus legih agresif dan proaktif dalam mencari terobosan (inovasi) baru menuju peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah secara kaffah. Salah satu langkah konkrit yang sudah dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat yang patut direplikasi oleh Kabupaten Lombok Tengah adalah pembentukan SDGs center dan (3) untuk pengembangan program dan kegiatan di tahun selanjutnya, hendaknya masing-masing dinas mendalami RPJMD Kabupaten Lombok Tengah dan menjadikan dokumen tersebut sebagai “kompas” pembangungan.

Pelaksanaan program dan kegiatan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah untuk Tahun anggaran 2018 secara umum disampaikan oleh Kasubag Perencanaan (Harsono) yang menyatakan bahwa realiasi program dan kegiatan sudah mencapai angka 87% dan sudah memperoleh “raport” dengan warna hijau. Untuk realisasi keuangan di Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan mencapai 85.83%, untuk Pembinaan Pendidikan Dasar (Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama mencapai angka 93%) dan Bidang Pembinaan PAUD mencapai angka 82,85%. Secara internal, banyak upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan untuk memaksimalkan serapan anggaran agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh dunia pendidikan secara umum di Kabupaten Lombok Tengah.

Saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah juga sedang melakukan kerjasama dengan beberapa pihak sebagai upaya konkrit percepatan peningkatan kualitas pendidikan. Diantaranya adalah bekerjasama dengan Program INOVASI dan pihak atmaGO Connect guna meningkatkan kualitas guru dan pendidikan secara umum. Akan halnya dengan target SDGs yang menjadi ranah tanggungjawab Dinas Pendidikan, tetap akan diupayakan pemenuhannya hanya saja terdapat beberapa indikator yang yang mash menjadi catatan penting dan membutuhkan pembahsan lebih lanjut. Misalnya target kemampuan dan pengguna IT untuk masyarakat usia dewasa dari 15-45 tahun dan usia 15 – 59 tahun.

Pemaparan masing-masing bidang juga tidak jauh berbeda dari yang disampaikan oleh harsono. Secara umum Kepala Bidang Pembinaan SMP menjelaskan bahwa program dan kegiatan sudah dilaksanakan dengan baik berpedoman pada prosedur dan mekanisme yang ada. Bidang ini hanya memiliki satu tugas lagi untuk diselesaikan pada Bulan Desember ini yaitu pelaksanaan Lomba Drumband dan Gendang Beleq untuk siswa SMP. Sementara fokus yang disampaikan oleh Bidang Pembinaan PAUD dan DIKMAS (Zamzuri dan Lalu Sahirudin) tentang target akreditasi lembagai PAUD yang dirasa agak berat untuk direalisasikan (lembaga harus memenuhi 8 standar), tetapi terus diupayakan pencapaiannya. Dalam RPJMD dan rencana kerja dinas tertulis target capaian untuk akreditasi A kepada lembaga PAUD, sedangkan sepanjang ini lembaga PAUD di Kabupaten Lombok Tengah rata-rata hanya mampu mencapai akreditasi C. Bidang pembinaan Sekolah Dasar (Jarmin) juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sudah dilaksanakan sesuai prosedur. Kondisi yang tidak jauh berbeda disampaikan oleh Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, kegiatan yang tersisa di bidang ini hanya pencairan tunjangan untuk Guru Tidak Tetap (saat ini masih on process). Guna meningkatkan kualitas pendidik secara kaffah, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah membangun laboratorium guru di Dinas Pendidikan.

Menyikapi penyampaian terebut, pihak Bappeda Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan pentingnya inovasi dalam penyelenggaran pendidikan yang juga harus dibarengi dengan kerjasama multipihak. Contoh kasus, untuk penyelenggaraan PAUD, seyogyanya Dinas Pendidikan dapat bergandengan tangan dengan DPMD, karena pemerintah desa juga memiliki kewajiban terhadap penyelenggaran pendidikan PAUD. Selama ini belum dibangun kesepahaman antardua instansi guna mengurai masalah tersebut. Dinas Pendidikan melalui Bidang GTK juga patut memberikan apresiasi (reward) untuk guru (terutama honorer yang mengajar di daerah terisolir). Reward dimaksud tidak harus berbentuk uang, dapat berbentuk hal lain yang diyakini mampu menjadi pemicu semangat dan motivasi kerja pada guru.

Sejatinya, Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah tidak lepas upaya dalam membangun dan mengupayakan percepatan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Banyak hal yang sudah dilakukan baik secara mandiri maupun menggunakan anggaran (daerah, pusat maupun pihak ketiga). Karakteristik pendidikan yang perubahannya tidak dapat dilakukan secara instan dan hasilnya tidak dapat dilihat/dinikmati dalam waktu dekat menjadi sesuatu yang perlu dimaklumi bersama. Semoga yang telah diupayakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi insan pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah.

Semoga ……

2 comments

  1. Sukses Bu Doktor
    Hayo yang lain share infonya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*